Kamis, 2009 Juli 02

Antara Citra dan Integritas

Aku tidak ambil perduli pendapat orang lain yang mengetahui aku memutuskan keluar dari hubungan sesama jenis. Citra itu nga penting banget buatku. Perubahan yang aku alami bukan sesuatu yang bisa di lihat secara fisik atau di ungkapkan dengan kata-kata. Hanya Tuhan dan aku sendiri yang tahu ada perubahan di dalam diriku.

Kenapa aku bisa berubah ? Sekali lagi ini karena kasih karunia Tuhan, hatiku yang keras menjadi lembut. Hanya Tuhan yang bisa melembutkan hati yang keras.

Sesederhana itu ? Ya.

Sulit ? Ya, jika tanpa Tuhan.

Mungkin ? Ya. tapi tidak menurut pikiran manusia.

Lesbian berubah ? Ya. Sungguh ajaib untuk di mengerti.

Setelah perubahan yang terjadi, bukan lantas aku menjadi sosok yang sempurna dan hidupnya jadi mulus. Sama sekali tidak . Sebaliknya aku jadi tahu kalau diri aku bobrok banget dan banyak hal yang harus diperbaiki. Hidup aku juga tidak mulus, goncangan usaha, dimusuhin, difitnah.

Karena kasih karunia Tuhan, aku mendapat kesempatan untuk membuka lembaran hidup baru. Sungguh-sungguh baru. Dan kali ini aku menjalani hidup bersama denganNya. Semua hal yang buruk di dalam diriku satu persatu dibuang. Aku terbuka dengan Tuhan, mengakui dari mulutku sendiri apa yang menjadi kelemahanku walaupun aku tahu Tuhan pasti mengetahui seluruh isi hatiku. Mengakui kelemahan berarti memohon Tuhan menjaga supaya tidak terjatuh karena kelemahan itu. Hatiku terbuka dihadapanNya.

Tidak hanya aku dibersihkanNya, Dia juga menaruh hati yang fokus kepadaNya. Aku mencariNya. Ada kerinduan untuk mencariNya. Aku haus air kehidupanNya. Integritasku terbentuk dengan sendirinya.

Antara citra dan integritas. Antara aku dan Tuhan. Perubahan yang terjadi adalah tentang aku dan Tuhan. Tentang hubunganku dan Tuhan yang dipulihkan. Aku buang citra jauh-jauh dari dalam hidupku. Hanya ada integritas.

Selasa, 2009 Juni 23

Untuk yang mencari "Kenapa ada Lesbi"

Beberapa pengunjung blog AKU masuk lewat google search dengan mengetik "Kenapa ada lesbi ? ".

Pertanyaan ini memang tidak ada habis-habisnya. Aku berharap kalian yang mampir ke blog ini tidak pernah berhenti bertanya kenapa ?, karena kalian akan mendapatkan jawabannya.

Aku juga mengalami hal sama, selalu bertanya kenapa dan aku mulai mendapatkan jawabannya bahwa Allah yang aku sembah tidak menciptakan lesbian!.

Jauh hari sebelum bertobat aku selalu bertanya kenapa , baik itu kepada-Nya, baik itu kepada manusia, baik itu membaca dari buku, membaca testimoni lesbian, memasuki situs lesbian. Dan memang aku mendapatkan jawaban dengan pikiranku berdasarkan perasaan yang tidak bisa hilang yaitu lesbian adalah ciptaan Tuhan!. Aku menerima jawaban itu dan menjalani hidupku sebagai lesbian dan akhirnya punya pacar perempuan.

Sesudah bertobat, aku kembali bertanya tapi hanya kepada Tuhan saja. Dan aku mendapatkan jawabannya. Dengan tuntunan-Nya, melalui pembacaan Firman, aku mengerti kenapanya dan sejak saat itu aku berhenti bertanya !.

Apa yang aku mengerti yaitu Allah tidak menciptakan lesbian. Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia ; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka. Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka : "Beranakcuculah dan bertambah banyak; (Kej 1:27-28a) . Aku mengaminkan firman Allah yang aku sembah. Dan aku percaya diluar daripada ini bukan berasal daripada-Nya.

Tentang Sodom dan Gomorah yang sering jadi patokan perlakuan tidak adil terhadap kaum homoseksual atau ada yang berpendapat bahwa bukan kaum homoseksual yang dihukum atau ada juga pendapat ada salah penafsiran atau ada juga pendapat supaya jangan mempergunakan kisah ini untuk menghakimi kaum homoseksual, aku mau tanyakan ini, " Ciptaan siapakah kamu ? Adakah Ia menuntun ciptaan-Nya keluar daripada apa yang di firmankan-Nya ? ".

Sabtu, 2009 Mei 30

Hidup baru Rico

Puji Tuhan, akhirnya kamu memilih untuk memulai hidup baru. Wajahmu kelihatan berseri-seri seusai konseling hari itu. Kamu yang awalnya tidak berani membuat keputusan sekarang jadi radikal.



Aku tahu ini tidak mudah bagimu. Perjalanan hidup baru tidak sepenuhnya mulus, tetap ada kerikil. Semua yang akan kamu hadapi akan membuatmu semakin kuat.

Selamat menempuh hidup baru teman. Jangan khawatir karena Dia selalu besertamu.

Senin, 2009 Mei 25

Kata mereka ini adalah takdir !

Sungguh-sunguhkah kamu ingin keluar dari kehidupan homoseksual ? Apa yang menjadi motivasimu ? Apakah kamu jijik dengan apa yang kamu lakukan atau kamu mulai bosan dengan hidup yang jalan di tempat atau ada orang yang memaksamu keluar ? Bagaimana hubungan dengan orang tua ?. Aku tahu seluruh pertanyaan ini membuat keringat dingin mengucur dari pori-porimu dan jantung berdebar keras.

Percayalah sesi konseling ini hanya berhasil jika kamu dengan rendah hati mengungkapkannya.

Kamu memang ingin berubah, aku tahu itu. Sikapmu banyak berubah. Tapi seberapa ingin ?

Karena dari gaya berpakaianmu, kombinasi cincin perakmu, tatanan rambutmu, make-upmu, gaya bicara, cara berjalan, hp yang menyimpan no teman-temanmu, kumpul bareng malam minggu,- aku bisa mengerti bahwa kamu masih menikmati cara hidup seperti itu

Teman, kamu tidak bisa separuh-separuh. Berubah atau tidak sama sekali. Putuskanlah !

Tahukah kamu teman, ada banyak yang ingin berubah tapi tidak banyak yang sungguh-sungguh mau berubah. Hanya dipermukaan. Hasilnya adalah kembali ke hidup semula dan kata mereka ini adalah takdir !.

Senin, 2009 Mei 18

Masih tentang Rico

Aku bersyukur diberi Tuhan kesempatan untuk bertemu dan melayani Rico, orang yang tidak kukenal sama sekali. Karena selama ini aku justru lebih banyak melayani penyuka sesama jenis yang datang dari dunia maya. Yang di dunia nyata tidak mendapat kesempatan untuk melayani, walaupun aku ingin sekali, yang terjadi waktu aku mulai memberitahukan lesbian bukan ciptaan Tuhan, orang malah menjauh.

Boleh dikatakan sekarang hampir setiap hari aku menyempatkan diri menemui Rico, kami ngobrol banyak hal, tentang cita-cita Rico, kekhawatirannya, orang tuanya, pekerjaannya, pacarnya, temannya yang mengidap HIV.

Dan aku sendiri bercerita tentang kesembuhan.

Puji Tuhan, aku juga mendapat kesempatan melihat perubahan sikap Rico dari hari kehari. Hatiku bersukacita melihat bagaimana Tuhan bekerja dalam hidup Rico. Artinya sekali lagi Tuhan menunjukkan kepadaku tidak ada yang mustahil !!

Rico yang awalnya takut-takut membuat keputusan, sekarang mulai berani ambil sikap dan mulai berdoa kepada Bapa.