Minggu, 21 September 2008

Ciri-ciri Intim dengan Tuhan

Pertama

Yoh 14:21 Barangsiapa memegang perintah Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan Akupun akan menyatakan diri Ku kepadanya.

Ketaatan adalah mutlak. Saat aku menyatakan siap untuk meninggalkan hidup yang lama (lesbian). Aku tidak boleh menoleh kebelakang lagi. Setelah baptisan, Roh Kudus hadir di dalam diriku. Hadirat Tuhan sungguh nyata. Aku sayang dan mengasihi Tuhan. Aku bisa menangis begitu sampai di depan pintu di gereja, menangis saat bernyanyi memuji Tuhan, menangis saat mendengar kothbah, menangis saat berdoa. Saat berdoa menjelang tidur, aku bisa menangis mengingat besarnya kasih Tuhan kepadaku karena Dia menarikku keluar dari hidup lesbian.

Roh Kudus yang ada di dalam diriku adalah sebuah pribadi, yang juga bisa kecewa kalau aku tidak taat. Hadirat Tuhan bisa hilang. Dan itu pernah terjadi. Pergi ke gereja rasanya kosong, hambar, tidak ada yang bisa kutangkap dari kothbah, bernyanyi hanya di mulut, rohaniku kering. Hidup adalah pilihan, begitu juga menjadi taat pada Tuhan juga pilihan. Aku tahu aku harus terus bertekun dengan segala konsekuensinya, sampai buah kebenaran menghasilkan.

Kedua

Matius 5:6 Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran

Aku jatuh cinta pada Tuhan. Aku mengasihiNya. Yang dulunya tidak pernah memperdulikan Tuhan. Pergi ke gereja kalau lagi ingin. Berdoa sesuka hatiku. Waktu Tuhan mulai masuk dalam hidupku, hatiku diubahnya. Aku bisa merasakan hadiratNya. Aku menjadi rindu padaNya. Aku bisa bilang, Bapa tolong aku, aku ingin berada di dekatMu, aku ingin Engkau mendengar suaraku, aku ingin tanganMu memegang kepalaku. Aku juga mulai belajar tentang Dia, aku ingin mengenalNya. Aku tidak sabar ingin mendengarkan apa isi kothbah di hari minggu. Juga mulai masuk ke dalam Doa Puasa, Doa Malam, Menara Doa, bangun pagi untuk saat teduh. Lagu-lagu penyembahan mengisi relung hatiku. Mulai bangun pagi, hanya lagu penyembahan yang bisa membuat bathinku tenang. Aku tahu masih banyak kekurangan , aku belum merenungkan firman secara mendalam. Aku masih belum cukup lapar dan haus untuk mengenal Tuhan.

Ketiga

Wahyu 2 : 4 -5 Namun demikian Aku mencela engkau, karena engkau telah meninggalkan kasihmu semula. Sebab itu ingatlah betapa dalamnya engkau telah jatuh ! Bertobatlah dan lakukan lagi apa yang semula engkau lakukan. Jika tidak demikian, Aku akan datang kepadamu dan Aku akan mengambil kaki dianmu dari tempatnya, jikalau engkau tidak bertobat.

Sepanjang bulan ini lima kali aku bermimpi bertemu sahabat lesbian, sekali bermimpi bertemu kekasih dahulu. Dalam minggu ini , bangun pagi tidak teratur kadang jam 5 kadang jam 6, biasanya jam 4 sudah bangun. Saat menyanyikan lagu penyembahan di rumah rasanya hambar. Hanya saat di gereja merasakan hadiratNya. Memang belakangan ini aku terlalu sibuk, sehingga aku tidak fokus kepada Tuhan, aku mulai permisif, contohnya karena sibuk waktunya jam baca alkitab diubah seenaknya. Aku sadar aku mulai melenceng. Waktu aku fokus kepada Tuhan, tidurku betul-betul tentram. Tidak ada yang menjadi beban fikiran saat bangun tidur.

Tuhan, ampuni aku. Aku mau kembali seperti dulu. Fokus kepadaMu, mengasihiMu dengan sepenuh hati. ( Kucinta Kau Yesus Tuhan, Kau kekasih jiwaku, Ku perlu Kau Yesus Tuhan, Kau lah nafas hidupku, Yesus....Yesus.....Kau yang kurindu, Yesus.....Yesus.....Kau lah segalanya ). Amin

Thanks to : Pdt Beni.

Hotel Danau Toba, Medan

21.09.08

07.00pagi

0 komentar: