Beberapa hari ini aku mulai bertemu kembali dengan teman-teman lamanya. Macam-macam komentarnya,
" Kok lu jadi berubah sih ?. Kurusan, perasaan dulu besar banget. Diet yah ?"
" Makin sui lo !, kapan neh undangannya "
" Kesambet apa lu jadi feminin begini ? "
" Dulu kayak abang-abang sekarang jadi cewek, tuntutan pacar yah ?"
" Ya ampun, kirain siapa!, sampai pangling liat dandanan sekarang"
" Perasaan dulu tomboy sekali !"
" Jalannya dulu gagah banget !"
"..................... (hanya menatap aku dari ujung kepala sampai ujung kaki)......."
"....................( senyum-senyum saja )............."
" Hah !, nga salah nih !"
" Oiiiiiiiii !, bentar lagi ngundang kan !"
Aku memberikan senyum yang paling hangat untuk setiap komentar dan mengucap syukur atas karya Tuhan dalam hidupku. Tubuhku menjadi saksi atas kuasa Tuhan bahwa tidak ada yang tidak mungkin di dalam Tuhan. Amin.
